News Ticker

“THE COUSIN” DI PANTAI PINK

By Agus Khairi - Monday, February 29, 2016 No Comments
Mengisi libur semester pertama pada tahun 2016 ini saya mengajak sepupu-sepupu dari garis ibu untuk berlibur ke pantai di kawasan selatan Lombok Timur. Pantai yang terkenal lewat dunia maya (red:internet) beberapa tahun lalu ini bernama Pantai Pink. Nama “Pink” disematkan lantaran pasirnya di sepanjang garis pantai yang terlihat pink dari kejauhan ketika terkena sinar Matahari. Pantai yang bernama asli “Tangsi” (begitu masyarakat lokal menyebutnya) ini terletak di Desa Sekaroh Kecamatan Jerowaru-Lombok Timur. 
Perjalanan ke Pantai ini cukup memakan waktu dikarenakan letaknya yang agak jauh dari kota Kabupaten. Namun akses jalan sudah cukup bagus karena sudah mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat. Hanya beberapa kilometer saja sebelum sampai di Pantai jalan masih belum diaspal (jalan tanah), namun tidak terlalu jelek seperti beberapa tahun lalu pada awal-awal Pantai Pink dikenal luas. Rusaknya jalan sebelum pantai Pink tidak terlalu terasa berat tatkala melihat ke kiri dan kanan jalan yang dipenuhi oleh deretan pohon yang berbaris rapi karena program penghijauan dari pemerintah di kawasan hutan lindung Sekaroh dan tanaman jagung Masyarakat setempat pada musim tanam (musim hujan tentunya). 


Bagi para penggila fotografi tentu spot ini tidak luput dari jepretan dan tempat berfose bagi pengunjung pantai pink yang suka dipotret. Deretan pohon yang berbaris rapi bisa menjadi view yang menarik untuk tempat mengambil gambar. Akan tampak lebih indah lagi ketika pohon-pohon ini berbunga kemerahan. 

Sampai di jalan masuk ke Pantai Pink kita harus membayar tiket masuk Rp. 5.000 untuk satu kendaraan (sepeda motor). Setelah kita bisa turun menuju pantai melalui jalan menurun yang sudah dirabat sampai mendekati bibir pantai. Sampai di pantai kita disuguhkan pemandangan pantai yang tenang karena ombak yang tidak begitu besar. Pantai ini diapit oleh dua bukit yang bisa digunakan untuk tempat mengambil gambar juga. Biasanya bukit di sisi kiri pantai menjadi tempat favorit bagi pengunjung untuk mengambil gambar diri (selfie) atau beramai-ramai. Di bawah tebing bukit sebelah kanan biasanya digunakan sebagai spot memancing bagi “Para Penyabar”. 



Kegiatan yang bisa dilakuakan di pantai ini tentunya berenang dan bermain pasir, walaupun sinar matahari cukup terik. Selain itu kita bisa “snorkeling” karena terumbu karang masih cukup terjaga dan indah di bawah air yang cukup jernih dan tenang. Bagi yang ingin menikmati suasana agak jauh dari pantai bisa naik perahu yang disediakan oleh para nelayan setempat dengan membayar sejumlah uang per orang. Para nelayan akan membawa anda berkeliling di sekitar pulau kecil (gili) yang berada tidak jauh dari pantai. Tentu anda akan bisa mengambil gambar di sekitar gili tersebut.
Fasilitas yang tersedia di pantai ini adalah gazebo yang bisa digunakan untuk berteduh dan menaruh barang-barang. Terdapat juga musholla dan kamar mandi yang bisa digunakan untuk ruang ganti juga. Dengan demikian Pantai Pink ini bisa menjadi pilihan untuk berlibur bagi anda. 

No Comment to " “THE COUSIN” DI PANTAI PINK "

Tinggalkan jejak di sini