News Ticker

ANALISA LAPANGAN EMMA #1

By Agus Khairi - Wednesday, September 5, 2018 2 Comments


Hari ini, Rabu tanggal 5 September 2018 tahapan berikutnya dari EMMA dimulai. Saatnya para enumerator turun lapangan untuk wawancara ke lokasi masing-masing yang sudah ditentukan. Saya mendapat tugas di Kecamatan Bayan Lombok Utara. Akan survei pasar terkait dengan beras. Saya bersama 2 orang lainnya akan fokus mengenai sistem pasar terkait beras ini di Kecamatan Bayan saja denan sasaran, distributor, pedagang grosir, pengecer dan saudagar beras.
Secara tehnis, melakukan survey lapangan seperti ini sudah beberapa kali saya lakukan. Sehingga sudah punya cukup pengalaman dengan kegiatan survei lapangan. Hanya yang berbeda kali ini adalah penggunaan kuesioner yang berbasis digital, tidak menggunakan yang dicetak. Apa lagi biasanya Saya juga memimpin survei terkait isu publik bidang politik. Berbekal pengalaman ini saya sudah merasa siap untuk turun lapangan.
Pagi pukul 07.15 saya sudah bersiap untuk berangkat, mengingat jarak tempuh ke Bayan cukup jauh dari Masbagik, tempat tinggal saya. Saya bersama sepupu (personil The Cousin) Irwan, berangkat mengendarai sepeda motor. Perkiraan jarak tempuh 2 jam melalui jalur Sembalun. Walaupun sempat teringat saat diguncang gempa saat berada di Sembalun yang sedikit menyisakan trauma.
Sesuai dengan perkiraan, pukul 09.30 kami sudah berada di depan kantor Camat Bayan yang tepat berada di Desa Anyar. Saya langsung menentukan responden yang kebetulan saya lihat di tokonya menyimpan beras. Wawancara berlangsung tidak lebih dari setengah jam karena pertanyaan tidak banyak. Selesai wawancara saya bertemu dengan teman enumerator yang lain, mereka baru saja sampai di Anyar. Kemudian kami menuju ke posko mereka untuk diskusi pembagian tugas dan wilayah sasaran. Setelah itu kami berpisah untuk melakukan tugas masing-masing.


Setelah makan siang dan sholat zuhur saya melanjutkan untuk wawancara responden di Desa Loloan dan Sambik Elen. Desa yang terakhir ini berbatasn dengan Lombok Timur sehingga bisa sekaligus berangkat pulang dari sana setelah selesai wawancara. Dua responden yang saya dapatkan di dua desa ini adalah masing-masing sebagai pengecer beras. Yang mana cukup terpengaruh dengan adanya bencana gempa di daerah mereka. Baik dari pasokan maupun permintaan konsumen.


Sekitar pukul 15.00 WITA kami bersiap untuk berangkat pulang agar tidak kemalaman di jalan. Pukul 17.00 kami sudah sampai di rumah. Dan besok, Kamis akan kembali lagi dengan kegiatan yang sama namun dengan pendalaman pada beberapa butir pertanyaan. Semoga berjalan dengan lancer demi Lombok tercinta.  

Lombok Bangun Kembali

#komunitasonedayonepost

#ODOP_6     

Tags:

2 comments to ''ANALISA LAPANGAN EMMA #1"

ADD COMMENT

Tinggalkan jejak di sini