News Ticker

LOMPATAN LITERASI MASYARAKAT INDONESIA

By Agus Khairi - Thursday, September 20, 2018 No Comments

Tradisi lisan sebagai bagian dari budaya masyarakat Indonesia masih bisa kita temukan secara utuh maupun sebagian di tengah-tengah masyarakat. Beberapa tradisi lisan masih mewarnai kehidupan banyak suku yang ada di Indonesia. Seperti pantun dalam masyarakat melayu yang masih lestari hingga saat ini. Tidak jarang juga kita temukan cerita-cerita rakyat yang masih diceritakan dari mulut ke mulut. Cerita-cerita ini sering kita sebut dengan legenda yang berkaitan dengan suatu peristiwa, tempat ataupun benda yang ada di lingkungan sekitar masyarakat. Ini juga menandakan bahwa tradisi lisan berkembang kuat di masyarakat Indonesia.
Masyarakat Indonesia mengalami lompatan budaya ke budaya visual melalui media sebelum tradisi lisan digantikan dengan baca-tulis. Namun demikian tradisi lisan tidak hilang sepenuhnya dari masyarakat seperti banyak kita temukan sekarang ini. Sehingga lebih sering kita lihat orang-orang mengobrol dari pada membaca buku di tempat-tempat ruang publk. Seperti ruang tunggu pesawat maupun trasnportasi umum jarang ditemukan orang membaca. Ini juga bisa dikaitkan dengan masih kuatnya tradisi lisan yang ada di masyarakat. Selain berbincang orang-orang juga lebih banyak menyibukkan diri dengan aktifitas di media sosial daripada membaca buku.
Budaya ini dikatakan oleh Suherman sebagai lompatan budaya, seperti yang dikutip oleh Arifin (2013), “Kita mengalami lompatan budaya dari masa praliterer menuju pascaliterer, tanpa melalui masa literasi.” Artinya bahwa sebelum masyarakat melalui masa literasi, perkembangan zaman mengharuskan masyarakat menghadapi gempuran  arus media yang begitu kencang. Sehingga budaya aksara yaitu baca dan tulis belum begitu dibiasakan dalam kehidupan bermasyarakat. Akibatnya budaya membaca sebagai sarana untuk menggali pengetahuan tidak mengakar kuat dalam masyarakat. Begitu juga dengan budaya menulis sebagai cara untuk menyampaikan gagasan belum menjadi kebiasaan yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Namun demikian, walaupun literasi masyarakat Indonesia mengalami lompatan jauh maka tidak seharusnya menjadi halangan bagi pengembangan bidaya literasi. Perkembangan media komunikasi yang begitu pesat bisa menjadi keuntungan tersendiri. Banyaknya media sosial bisa menjadi alat yang ampuh untuk bisa mengembangkan tradisi literasi di tengah masyarakat. Ke depan juga bias menjadi peluang yang bagus untuk mengembangkan literasi berbasis digital sejak usia dini untuk generasi yang akan datang. Karena genearasi yang lahir saat ini menjadi digital native karena lahir pada masa milenial pada saat peralatan digital atau gawai sedang berkembang pesat. Sehingga lompatan literasi masyarakat Indonesia bisa diarahkan menuju literasi digital sesuai dengan perkembangan zaman. Lompatan ini juga sesuai dengan kebutuhan pada masa yang akan datang, masa yang dipenuhi dengan gawai dan arus informasi melalui digital yang perlahan tapi pasti meniadakan penggunaan kertas. Di saat itulah masyarakat kita sangat membutuhkan literasi digital yang menuntut penguasaan gawai dan pengolahan informasi secara digital.

#TantanganODOP2
#onedayonepost
#odopbatch6
#nonfiksi    

No Comment to " LOMPATAN LITERASI MASYARAKAT INDONESIA "

Tinggalkan jejak di sini