News Ticker

NGOPI dan MENULIS

By Agus Khairi - Tuesday, September 11, 2018 No Comments


Siang ini secara tidak terencana saya duduk di sebuah “warung kopi” dekat tempat photo copy yang cukup sering saya datangi. Sambil menunggu copyan saya selesai saya duduk di meja yang disediakan di warkop ini. Saya pesan good day freeze dingin setelah itu menyalakan computer jinjing. Sejurus kemudian jari saya sibuk menghentak huruf demi huruf yag ada di keyboard laptop. Menuangkan ide yang mengalir di pikiran terkait dengan gawai, amplop dan ulat. Tulisan ini adalah tantangan dari komunitas yang sedang saya ikuti yaitu One Day One Post (ODOP) Batch 6.
Duduk sambil menuangkan ide dalam tulisan siang ini di warkop mengingatkan semasa di Surabaya. Waktu itu saat menimba ilmu di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dari tahun 2015-2017. Saya sering duduk di warkop sambil menulis atau sekedar berselancar di dunia maya, baik mencari bahan tugas kuliah maupun membuka media sosial. Satu semester pertama membuat saya tergerak untuk mebuat blog pribadi dan menuangkan ide dalam blog tersebut. Ini dipicu oleh suasana literasi yang begitu kental di Kota Literasi Surabaya. Suatu iklim yang memang cocok dan pantas melahirkan penulis. Apalagi dipaksa oleh tugas kuliah yang mengharuskan penulisan makalah mandiri, tentu butuh latihan yang banyak mengingat saya tidak terbiasa dengan menulis makalah. Akhirya lewat blog pribadilah latihan ini bisa saya lakukan, dan suasana paling nyaman untuk menulis adalah warkop dan perpustakaan.
Ngopi sering disangkutpautkan dengan inspirasi menulis oleh banyak kalangan. Entah bagaimana ini bermula, bagi saya belum ada pengaruh yang jelas antara ngopi dan kepenulisan saya. Saya lebih sepakat dengan tempat ngopi cukup memberikan ruang untuk menuangkan ide ke dalam bentuk tulisan. Perkara kopi yang diminum itu hanyalah sebagai teman saat menulis saja. Tidak secara signifikan memberikan efek kepada lancarmya ide yang megalir untuk dituangkan dalam bentuk tulisan.
Terlepas dari banyaknya pernyataan orang terkait dengan kopi dan inspirasi, saya melihat ngopi menjadi sebuah trend yang berkembang di kalangan muda-mudi maupun golongan tua tidak terbatas pada profesi. Semakin banyaknya warkop yan berkembang di Lombok Timur patut dijadikan kebanggaan bahwa salah satu peluang usaha produktif terbuka lebar. Fenomena ini menjadi pertanda bahwa pengaruh kaum urban sudah menjalar di Bumi Patuh Karya. Pengaruh urban ini saya rasa berasal dari berbagai kota besar yang menjadi tempat banyak mahasiswa dari Lombok menimba ilmu seperti Malang dan Yogyakarta. Warkop menjadi trend untuk tempat ngopi dan nongkrong sambil berselancar di dunia maya menggunakan perangkat laptop maupun gawai pintar yang bisa digunakan untuk bermain game online.
Terlepas dari ada dan tidaknya pengaruh kopi dan inspirasi ini, saya tetap berharap bahwa ngopi dan menulis menjadi sebuah satu kesatuan aktifitas. Yang mana ke depannya bisa digunakan untuk menumbuhkan pembiasaan menulis bagi generasi muda di Lombok Timur. Oleh karena itu mari ngupi dan menulis.       
   
#komunitasonedayonepost

#ODOP_6

Tags:

No Comment to " NGOPI dan MENULIS "

Tinggalkan jejak di sini