News Ticker

“TENTANG EMMA”

By Agus Khairi - Tuesday, September 4, 2018 4 Comments

Bencana gempa yang melanda sebagian daerah Lombok mengundang keperihatinan dari banyak pihak di Indonesia. Hal ini terwujud dari banyaknya bantuan yang mengalir selama masa tanggap darurat. Bantuan datang dari banyak pihak, baik perorangan maupun secara kelembagaan. Semua pihak berusaha memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan bertahan hidup bagi penyintas yang ada di lokasi bencana. Sebagian masyarakat Lombok sendiri yang tidak terdampak bencana gempa juga tidak ketinggalan untuk membantu saudara-saudaranya yang terdampak. Semua bahu-membahu memberikan apa yang bisa diberikan terhadap penyintas. Simpati dan empati tercurah ke Lombok.
Sebagai penduduk Lombok, saya sangat bangga sekaligus terharu dengan aktifitas yang dilakukan oleh para relawan. Terlepas dari kekurangan yang ada selama tanggap darurat bencana gempa Lombok, bantuan yang mengalir sudah sangat membantu para penyintas yang bertahan di tenda pengungsian. Lalu yang paling penting sekarang adalah penanganan pasca tanggap darurat. Pemerintah sudah mengeluarkan inpres nomor …. Untuk memastikan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca tanggap darurat berjalan dengan baik. Begitu juga dengan Pekerja Kemanusiaan yang tergabung dalam Lembaga Swadaya masyarakat tidak ketinggalan untuk melaksanakan peran mereka.
Salah satu yang dilakukan oleh Pekerja Kemanusiaan adalah memastikan tindakan intervensi yang akan diberikan. Tetapi tindakan tidak serta-merta dilakukan tanpa melakukan kajian sebelumnya. Kajian ini dilakukan untuk memastikan tindakan yang paling tepat diberikan pasca tanggap darurat. Kajian yang dilakukan berbentuk analisa pasar yang disebut Emergency Market Mapping & Analysis (EMMA). EMMA dilaksanakan oleh gabungan berbagai Lembaga atau Orgaisasi yang terlibat dalam penanganan korban gempa Lombok. Banyak pekerja kemanusiaan atau relawan yang terlibat. Termasuk saya, yang sejak awal gempa tidak bisa melakukan apa-apa karena dlam keadaan trauma dengan musibah yang menimpa. Dengan adanya kegiatan ini, saya bisa berperan dalam penanganan korban gempa.
Sederhananya, EMMA ini adalah kajian tentang kondisi pasar dan ketersediaan komoditas tertentu pasca gempa. Sehingga diharapkan hasil kajian EMMA dapat digunakan untuk memberikan bantuan pada masa beberapa bulan yang akan datang. Baik untuk bertahan hidup maupun untuk keberlangsungan hidup setelah masa Rehabilitasi dan Rekonstruksi. Dengan harapan setelah semua Pekerja Kemanusiaan meninggalkan lokasi bencana, penyintas sudah bisa melangsungkan hidupnya secara mandiri tanpa mengandalkan bantuan dari pihak lain.


Ada sepuluh langkah dalam melakukan EMMA yaitu Persiapan Dasar, Memilih Sistem Pasar Potensial, Analisa Awal, Persiapan Kegiatan Lapangan, Kegiatan Lapangan, Memetakan Pasar, Analisa Gap, Analisa Sistem Pasar, Analisa Respon, dan Mengkomunikasikan Hasil Temuan. Seluruh proses ini akan dilakukan dalam waktu 6 hari. Dua hari persiapan dengan mengadakan pelatihan di ruangan. Dua hari pengambilan data di lapangan dengan kelompok sasaran yang sudah ditentukan sesuai dengan hasil analisa kebutuhan yang dilakukan sebelumnya. Wawancara dilakukan terhadap kelompok sasaran dengan kuesioner yang sudah disusun. Kemudian dua hari terakhir adalah analisa hasil dan  penyusunan laporan serta presentasi hasil kajian dalam bentuk kesimpulan dan rekomendasi.
Saya sangat semangat sekali bia terlibat dalam kegiatan EMMA ini. Sungguh tidak sabar ingin segera turun ke lapangan untuk memantau dari dekat keadaan pasar pasca gempa Lombok di daerah terdampak dan pengaruhnya terhadap para penyintas.  Di samping untuk menambah pengalaman survey juga sebagai bentuk tindakan bantuan dan keterlibatan saya dalam penanganan korban bencana gempa Lombok.

Cepatlah pulih Lombok ku!      
Serpihan tanah surga di bumi segera berbenah.
Lombok Bangun Kembali.

#komunitasonedayonepost

#ODOP_6

Tags:

4 comments to ''“TENTANG EMMA”"

ADD COMMENT
  1. semoga teman-teman di lombok selalu diberi kekuatan dan kesabaran. doa rakyat indonesia bersama warga lombok korban gempa.

    ReplyDelete
  2. Terima kasih sharingnya mas Agus. Jadi nambah pengetahuan saya. Semoga Lombok kembali pulih seperti sedia kala. Aamiin

    ReplyDelete

Tinggalkan jejak di sini