News Ticker

BUDI DARMA: SANG GURU BESAR

By Agus Khairi - Thursday, October 11, 2018 No Comments

Sungguh beruntung bisa menimba Ilmu dari sang Guru Besar yang dalam keilmuannya namun tetap rendah hati. Begitulah kesan yang pertamakali didapat ketika bertemu dengan sosok Budi Darma. Seorang tokoh di dunia sastra Indonesia yang terkenal dengan karya-karya prosanya. Di samping itu Pak Budi, begitu sapaan akrabnya, juga banyak menulis essai terkait dengan sastra dan opini di media massa. Dengan banyak karya yang ditelurkan tidak pernah sekalipun muncul menyebutkan karyanya sendiri saat perkuliahan berlangsung di kelas. Begitulah kesan pertama dan sampai seterusnya bahwa Profesor Budi Darma adalah Guru Besar yang rendah hati dan sangat menghargai pendapat mahasiswanya.
   Budi Darma sekarang tinggal di Surabaya tepatnya di perumahan dosen Universitas negeri Surabaya (UNESA) kampus Ketintang. Menetap di Surabya setelah sekian kali berpidah-pindah mengikuti Orang Tuanya yang berpindah-pindag karena tugas sebagai seorang Pegawai Pos. Orang Tua Budi Darma berpindah-pindah ke Bandung, Kudus, Salatiga, Jombang, Semarang, dan Yogyakarta dan Budi Darma sudah mengikuti jejak ortu sejak kelahirannya di Rembang  Jawa Tengah pada tanggal 25 April 1937 silam. Budi Darma lahir dari pasangan Munandar Darmowidagdo dan Sri Kunmaryati. Nama Budi Darma diberikan oleh Sabg Kakek yang mana tulisannya disambung menjadi Boudidarma, karena berada di Lingkungan Jawa maka sering dipanggil Budidarmo. Budi darma kecil sangat dekat hubungannya dengan Sang Ibu, sehingga cukup mempengaruhi kekaryaannya pada selain kisah perjalanan fisik yang berpindah-pindah mengikuti orang tua.
Budi Darma sampai sekarang masih tetap mengabdikan diri di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) mengajar di Kampus Pascasarjana Program Studi Bahasa dan Sastra. Mengampu mata kuliah Kritik Sastra dan bidang sastra lainnya baik di jenjang Mgister maupun Doctoral. Tidak sedikit kolega Budi Darma di Kampus Pasca yang dulunya adalah mahasiswanya ketika di S1 dulu. Selain mengajar juga Budi Darma mebimbing untuk Tesis dan Disertasi mahasiswa. Pengakuan dari mahasiswa bimbingannya bahwa Budi Darma cukup disiplin dalam mengatur dan menrima bimbingan mahasiswa. Tidak jarang juga Budi Darma mencari mahasiswa yang jarang datang bimbingan dengan sekedar menanyakan pada mahasiswa lainnya yang sedang bimbingan.
Banyak kesan baik yang diungkapkan oleh mahasiswa selama diajar dan dibimbing oleh Profesosr Budi Darma, the truly Professor, begitu ungkapan teman-teman sekelas saya yang mendapat kesan baik dari Budi Darma. Pernah juga pada suatu saat Budi darma tidak bisa menemui mahasiswa bimbingannya yang sudah dijanjikan untuk bertemu. Saat itu Budi Darma sedang ada jadwal menguji mahasiswa dari pagi sampai sore. Ketika keluar dari ruang ujian Budi Darma sibuk mencari-cari dan menanyakan mahasiswa yang sudah janjian dengannya. Karena tidak bertemu maka beliau mengirimkan pesan singkat lewat HP yang berisi permintaan maaf kepada mahasiswa tersebut. Setelah diceritakan kejadian ini, teman-teman kelas saya menjadi semakin kagum dengan keperibadian Guru Besar yang satu ini. Sungguh Guru Besar yang sanbat menghargai mahasiswanya dan tetap rendah hati. Yang secara umur dan keilmuan tentu sangat senior dibandingkan dengan yang lain, namun seperti itulah Budi Darma tetap tidak menunjukkan diri sebagai sastrawan besar di negeri ini.  
  Perjalanan pendidikan Budi Darma ditempuh di dalam dan luar negeri. Riwayat pendidikannya sebagai berikut:
• Sekolah Dasar : Kudus, Jawa Tengah (1950)
• SMP : Salatiga, Jawa Tengah (1953)
• SMA : Semarang, Jawa Tengah (1956)
• Fakultas Sastra Inggris Universitas Gadjah Mada, DI Yogyakarta (1963)
• Master Program : Indiana University, Amerika Serikat (1975)
• Doctorate Program : Indiana University, Amerika Serikat (1980)
• International Writing Program, Iowa University, Amerika Serikat (1967)
• Basic Humanities, Hawaii University, Honolulu, Amerika Serikat (1971)

Karya yang dihasilkan Budi Darma cukup banyak baik novel maupun kumpulan cerpen. Berikut daftar karya dan penghargaan Budi Darma:
NOVEL:
• Olenka (1983)
• Rafilus (1988)
• Ny. Talis (1996)

KUMPULAN CERPEN:
• Orang-orang Bloomington (1980)
• Kritikus Adinan (2002)
• Fofo dan Senggring (2005)
• Laki-laki Lain dalam Sepucuk Surat: Pilihan Cerita (2008)

CERITA PENDEK:
• Kecap Nomor Satu di Sekeliling Bayi (1969)
• Ranjang (1970)
• Nancy Krie (1970)
• Tanah Minta Digarap (1970)
• Mangut-Mangut Semacam Ini Biasakah (1970)
• Mbah Jambe (1970)
• Pistol (1970)
• Kitri (1970)
• Pengantin (1971)
• Sebelum Esok Tiba (1971)• Gadis (1971)
• Anak (1972)
• Bulan (1973)
• Alang Kepalang (1976)
• Derabat (1977)
• Gauhati (1984)
• Madelun (1993)
• Mata yang Indah (2001)
• Kisah Pilot Bejo (2007)
• Bluke Kecil (2009)
• Pohon Jejawi (2010)
• Laki-laki Pemanggul Goni (2012)

KUMPULAN ESAI:
• Moral dalam Sastra (1981)
• Solilokui (1983)
• Sejumlah Esai Sastra (1984)
• Art and Culture in Surabaya: A Brief Introduction (1992)
• Harmonium (1995)
• Bahasa, Sastra, dan Budi Darma (2007)                 

ESAI:
• Sebuah Solilokui mengenai Goenawan Mohamad (1977)
• Pengaruh Zionisme atas Sastra Dunia (1978)
• Sastra Amerika Masa Kini (1979)
• Beberapa Gejala dalam Penulisan Prosa (1983)
• Keindahan: Pandangan Romantik (1983)
• Novel Indonesia adalah Dunia Melodrama (1983)
• Persoalan Proses Kreatif (1983)
• Kemampuan Mengebor Sukma (1984)
• Perihal Kritik Sastra (1984)
• Kritikus Nirdawat: Seorang Kritikus Sastra (1985)
• Pengalaman Pribadi dengan Nugraho Notosusastro (1985)
• Perkembangan Puisi Indonesia (1985)
• Manusia Indonesia Berbicara (1987)
• Kritik Sastra dan Karya Sastra (1987)
• Romantika Sastra, Kita (1988)
• Tanggung Jawab Pengarang (1988)
• Konstalasi Sastra : Homo Comparatikus (1989)
• Melihat Citra Bangsa melalui Novel (1990)
• Sastra Indonesia Mutakhir (1990)
• Stagnasi Kritik Sastra (1990)
• Kisah Sebuah Odise (1991)
• Sastra dan Kebudayaan (1992)
• Novel dan Jati Diri (1993)
• Manusia Konotasi dan Manusia Denotasi (1997)
• Mempersoalkan Cerita Pendek (1999)
• Dalang Wayang Kulit (2000)
• Pendidikan Seni Pertunjukan (2000)
• Suratman Markasan : Sastra Melayu Singapura (2000)
• Fiksi dan Biografi (2001)
• Ironi si Kembar Siam : Tentang Posmo dan Kajian Budaya (2001)
• Manusia sebagai Makhluk Budaya (2001)
• Sastra dan Kebangsaan (2001)
• Sastra dan Pluralisme (2001)
• Visi Pengembangan Kebudayaan (2001)
• Memperhitungkan Masa Lampau (2004)

TEORI SASTRA:
• Pengantar Teori Sastra (2005)

TERJEMAHAN:
• The Legacy (1996)

NONSASTRA:
• Sejarah 10 November 1945 (1987, Pemda Jatim)
• Culture in Surabaya (1992, IKIP Surabaya)
• Modern Literature of ASEAN (Chief Editor, 2000)
• Kumpulan Esai Sastra ASEAN Asean Committee on Culture and Information

PENGHARGAAN:
• 1963: Bintang Bhakti Wisuda Fakultas Sastra dan Kebudayaan, bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat.
• 1980: Novel Olenka Pemenang Pertama Sayembara Mengarang Roman Dewan Kesenian Jakarta (1980).
• 1982/1983: Budi Darma dibicarakan dalam Who’s Who in the World.
• 1983: Olenka Penghargaan Novel Terbaik 1983 Dewan Kesenian Jakarta.
• 1984: Penghargaan South East Asia Award (Thailand) untuk Orang-orang Bloomington.
• 1990: Penghargaan dari Walikota Surabaya.
• 1993: Penghargaan dari Gubernur Jawa Timur.
• 1993: Anugerah Seni dari Pemerintah Republik Indonesia.
• 1999: Derabat menjadi Cerpen Terbaik pilihan Kompas (1999).
• 2001: Mata yang Indah menjadi Cerpen Terbaik pilihan Kompas (2001).
• 2003: Penghargaan Pengabdian Penulisan Cerpen dari Kompas.
• 2003: Penghargaan dari Gubernur Jawa Timur.
• 2003: Satyalencana Kebudayaan dari Pemerintah Republik Indonesia.
• 2005: Achmad Bakrie Award dari Freedom Institute
• 2011: Majelis Sastra Asia Tenggara (MASTERA) Award (Brunei)

  Sumber:
• Eneste, Pamusuk (peny.). 1983. Proses Kreatif: Mengapa dan Bagaimana Saya Mengarang. Jakarta: Gramedia
• Siswanto, Wahyudi. 2005. Budi Darma: Karya dan Dunianya. Jakarta: Grasindo.
• http://en.wikipedia.org/wiki/Budi_Darma


#TantanganODOP5
#onedayonepost

#odopbatch6
#nonfiksi

Tags:

No Comment to " BUDI DARMA: SANG GURU BESAR "

Tinggalkan jejak di sini