News Ticker

HIDUP DENGAN BANYAK PERAN

By Agus Khairi - Thursday, October 18, 2018 4 Comments

Sejak awal saya ingin hidup bermanfaat bagi banyak orang, dan ini lumrah saya rasa dan banyak dipikirkan oleh orang lain juga. Sehingga wajar ketika memasuki dunia kampus saya langsung melibatkan diri di banyak kegiatan organisasi mahasiswa. Ketika sudah selesai dari kampus tentunya beberapa peran mulai dijalani dalam masyarakat karena dilihat ada keinginan dan kemampuan tentunya. Keinginan yang kuat dari awal inilah pula yang menyebabkan saya harus banyak belajar dari berbagai kegiatan kelompok semasa di kampus dulu maupun di luar kampus. Walaupun memang keinginan menjadi modal utama namun juga harus dibarengi dengan kemampuan agar benar-benar bisa bermanfaat bagi banyak orang.
Menjalani banyak peran di masyarakat memang tidak semua orang melakukannya. Tapi bisa dikatakan tiap orang paling sedikit memiliki dua peran dalam hidupnya, pertama menjadi kepala atau anggota keluarga dan pekerja. Dua peran ini bisa dikatakan menjadi peran yang wajib bagi orang yang sudah dewasa. Namun tidak menutup kemungkinan bagi sebagian orang memiliki peran yang lebih dari dua dalam kehidupannya. Bagi saya ini menjadi konsekuensi dari hidup sebagai makhluk sosial, apa lagi berada di lingkungan perkampungan yang masih kental dengan ikatan sosialnya. Seperti saya, setidaknya ada enam peran yang saya jalani dalam kehidupan saya beberapa waktu ini dan  kedepannya.
Pertama, sebagai kepala keluarga sejak menikah pada tanggal 22 September 2018 yang silam. Ini menjadi peran saya yang paling baru dan merupakan sebuah keharusan bagi saya. Menjadi kepala keluarga tentunya banyak tuntutan yang harus dipenuhi. Juga tanggung jawab yang besar ada di pundak untuk menjamin kehidupan anggota keluarga. Peran yang satu ini juga akan banyak berkaitan dengan peran-peran lain saya selanjutnya dalam kehidupan. Seperti tuntutan untuk menjalani peran saya yang kedua yaitu profesi guru. Walaupun ini sudah lama saya jalani namun karena ini menjadi profesi tentunya sangat berkaitan erat dengan peran sebagai kepala keluarga. Profesi guru ini menjadi peran utama dalam kehidupan saya setelah kepala keluarga.
Peran yang ketiga adalah berkaitan dengan profesi saya sebaai guru yaitu kepala madrasah. Sejak tahun 2012 lalu saya sudah menjalani peran sebagai kepala madrasah di MTs NW Tanak Maik. Sebagai kepala tentunya saya harus memimpin lembaga pendidikan ini dengan menjalankan setidaknya 3 tugas yaitu, pengelolaan pembelajaran, pengelolaan keuangan dan manajemen madrasah. Peran sebagai kepala Madrasah mengharuskan saya untuk bisa fokus pada bagiamana agar madrasah bisa berjalan sesuai dengan visi dan misi yang sudah ditetapkan.
Peran yang keempat yang saya jalani adalah sebagai peneliti di lembaga survey. Peran ini semakin menguat dua bulan terakhir ini dengan bergabungnya saya dengan lembaga survey lokal yang lebih memberikan ruang untuk mengeluarkan ide dan gagasan. Yang kelima adalah sebagai anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Masbagik Timur, desa tempat saya tinggal selama ini. Peran BPD ini tentunya sangat vital di desa karena termasuk dalam pemerintah desa yang bertugas salah satunya adalah untuk mengawasi berjalannya program desa. Pada lingkup yang lebih kecil lagi, yaitu di kampug tempat saya tinggal, sejak 2013 lalu saya dipilih sebagai ketua Pemuda. Dengan demikian saya banyak berkutat dengan urusan kepemudaan yang jaringannya meluas ke desa bahkan ke luar desa sendiri. Peran kelima ini sesuai dengan keinginan saya sejak lama yaitu memajukan kehidupan pemuda di tempat saya. Peran yang lain adalah saya aktif di beberapa organisasi pemuda seperti Karang Taruna dan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS). Selain itu juga aktif di beberapa komunitas yang sesuai dengan keilmuan yang saya dalami yaitu berkaitan dengan literasi.
 Hidup dengan banyak peran seperti saya ini tentu membutuhkan pengelolaan waktu yang baik agar semua peran bisa dijalani dengan baik sesuai dengan kadarnya. Peran yang banyak ini mengharuskan saya untuk bisa proporsional membagi waktu agar semuanya bisa berjalan pada jalurnya. Ada dua kategori dari semua peran ini menurut saya, yang pertama adalah sebuah keharusan dan tuntutan, yang ini menjadi prioritas utama. Peran ini tentunya yang berhubungan dengan kehidupan pribadi dan pekerjaan. Yang kedua adalah kategori pengabdian dan hobi, tentunya ini menjadi prioritas kedua, namun harus tetap berjalan setelah prioritas utama terpenuhi. Dengan pembagian ini saya tentunya bisa mengatur waktu dan perhatian agar semuanya bisa maksimal sesuai dengan kadarnya masing-masing. Sehingga harapan untuk hidup dengan banyak peran bisa tercapai dan berjalan sesuai harapan dan tentunya bisa memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat di sekeliling. Peran lain yang belum bisa terwujud adalah peran sebagai seorang penulis nonfiksi maupun kolumnis. Harapannya ini bisa terwujud pada waktu yang akan datang. Semoga.

#komunitasonedayonepost
#ODOP_6     

Tags:

4 comments to ''HIDUP DENGAN BANYAK PERAN"

ADD COMMENT

Tinggalkan jejak di sini