News Ticker

KEKUATAN SEBUAH TULISAN: SYAIR WIJI THUKUL

By Agus Khairi - Tuesday, October 30, 2018 No Comments

Berbeda dengan Soekarno yang menulis pledoi yang berisikan pandangannya atas tatanan dunia yang dikuasai imperialisme, penyair Wiji Thukul memberikan kritik pedas terhadap pemerintahan orde baru melalui bait-bait puisi. Puisi-puisi karya penyair dari Solo ini sangat membakar dan membangkitkan semangat perlawanan di kalangan aktifis mahasiswa. Syair-syair yang membakar ini dibacakan dalam demonstrasi-demonstrasi yang dilakukan oleh kalangan gerakan ’98. Begitu membakarnya syair-syair yang berisi ketimpangan pada jaman itu, tidak terpisahkan dari upaya menggalang gelombang aksi mahasiswa untuk menjatuhkan rezim orde baru. Walaupun pada akhirnya, sang penyair harus mengasingkan diri lantaran diburu oleh alat rezim saat itu. Dapat dilihat bagaimana ketakutan rezim terhadap tulisan dalam bentuk syair puisi oleh Wiji Thukul tersebut sehingga timbul tindakan represif dari aparat.
Dari dua contoh yang dikemukanan di atas, cukuplah kiranya untuk dijadikan rujukan bagaimana tulisan mempunyai kekuatan yang begitu dahsyat. Akibat yang ditimbulkan mampum emberikan dorongan bagi perubahan dalam negara maupun dunia, paling tidak dalam bentuk perubahan pemikiran atau cara pandang terhadap realitas yang ada. Apa yang terjadi di sekitar mereka pada jaman itu dituliskan dalam bentuk yang berbeda sesuai dengan kemampuan masing-masing duapenulis tersebut. Kenyataan yang ada dipertentangkan dengan keadaan yang seharusnya didukung dengan teori dari literatur yang merekabaca. Kemudian diungkapkan dengan bertutur lewat tulisan yang menggemparkan.

Lalu bagaimana dengan insan akademis baik yang masih belajar di kampus maupun alumni yang seharusnya akrab dengan dunia tulis menulis? Kekuatan bisa ditunjukkan melalui tulisan tentang apa saja keresahan di pikiran, sehingga bisa memberikan dorongan untuk perubahan kearah yang lebih baik. Banyak hal yang bisa menjadi bahan tulisan di sekitar kita, tinggal bagaimana kita olah dalam bentuk ide dalam tulisan agar bisa dibagikan kepada orang lain. Dua orang tokoh di atas bisa mendorong perubahan bukan karena dipandang sebagai orang besar yang kemudian melahirkan tulisan, justru dari tulisan merekalah yang membuat nama besar mereka. Jadi jangan menunggu menjadi orang besar baru menulis untuk melakukan perubahan, namun kekuatan tulisanlah yang bisa mendorong perubahan. Karena sejatinya tulisan menyimpan kekuatan yang sangat besar.

#komunitasonedayonepost
#ODOP_6          

No Comment to " KEKUATAN SEBUAH TULISAN: SYAIR WIJI THUKUL "

Tinggalkan jejak di sini