News Ticker

MENGATASI WRITER’S BLOCK

By Agus Khairi - Sunday, October 7, 2018 No Comments

Dua hari ini saya ketinggalan dua setoran tulisan di komunitas One Day One Post Batch 6, ini lantaran saya tidak punya ide untuk ditulis. Padahal biasanya pada hari-hari biasa saya punya beberapa ide yang bisa saya tungkan dalam tulisan. Sehingga pada hari ini saya harus menyetor dua tulisan sebagai bayar utang tulisan yang tertinggal dua hari. Sepertinya inilah yang dinamakan writer’s block¸ saat penulis kosong ide untuk menulis. Tentunya hal ini butuh solusi, dan berikut saya sampaikan solusi yang saya sari dari tulisan yang pernah saya baca.
Ada dua keadaan yang biasanya menghambat untuk menuangkan sebuah tulisan. Pertama, keadaan yang tidak memungkinkan untuk menulis. Contohnya, saat mendapatkan ide ini kita tidak sedang di depan computer, saat itu kita berada di suatu tempat yang meungkinkan kita tidak bisa menulis, bisa di atas kendaraan dan keadaan-keadaan lainnya. Kedua, suasana hati atau yang biasa disebut mood tidak dalam suasana yang baik untuk menulis. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa mood ini juga sangat berpengaruh bagi seseorang dalam mengerjakan apa pun.
Untuk mengatasi  hambatan pertama, yaitu keadaan yang membuat gagasan dalam fikiran tidak bisa segera dituangkan dalam bentuk tulisan, maka gagasan itu bsia dicatat dulu. Mencatat gagasan tersebut bisa di dalam buku catatan kecil catatan khusus yang bisa dibawa kemana-mana. Atau bisa juga memanfaatkan gadget yang dimiliki untuk mencatat. Tentunya ini untuk menghindari faktor pertama di atas yaitu keterbatasan daya ingat dan keadaan yang tidak memungkinkan untuk menulis. Cara ini penulis terapkan berdasarkan anjuran penulis yang produktif yaitu Much. Khoiri, seorang pegiat literasi dan Dosen Creative Writing di Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Dalam buku catatan ini juga bisa dibuat kerangka tulisan yang akan dibuat. Kerangka ini sangat penting nantinya untuk mengarahkan apa yang akan ditulis. Juga dengan adanya kerangka ini bisa diketahui bahan apa saja yang dibuthkan dalam menyusun tulisan nantinya sehingga bisa dicari sumber yang relefan. 
Selanjutnya untuk mengatasi mood yang kurang mendukung bisa ditempuh dua cara berikut ini. Pertama, menyediakan waktu untuk menulis. Karena waktu tertentu bisa mendatangkan mood yang baik. beberapa penulis produktif dalam berbagai diskusi kepenulisan menyampaikan bahwa mereka menyiapkan waktu khusus untuk menulis. Tidak jarang waktu yang dipilih adalah jam 3 atau 4 dini hari. Sestelah melakukan sholat malam mereka mulai menulis. Saya fikir ini perlu dicoba apa lagi bagi orang yang telah terbiasa bangun sholat malam. Kedua, untuk menciptakan mood yang baik juga bisa ditempuh dengan meimilih tempat yang nyaman untuk menulis. Hal ini bisa dipilih tempat-tempat tertentu dalam rumah yang sekiranya dapat mendatangkan keadaan senyaman mungkin bagi kegiatan menulis. Pemilihan tempat ini juga bisa di luar ruangan tergantung dari si penulis sendiri. Tidak jarang warung kopi atau café menjadi pilihan pada waktu-waktu tertentu sebagai tempat untuk menulis yang nyaman dan memperlancar tersusunnya ide dalam tulisan.
Kedua langkah di atas bisa dijadikan pilihan untuk mencegah dan mengatasi writer’s block yang sewaktu-waktu bisa menyerang, apa lagi seperti saya sebagai penulis pemula yang masih butuh banyak berlatih untuk menulis. Mengingat menulis adalah keterampilan bukan pengetahuan maka berlatih secara terus menerus merupakan kunci untuk bisa menjadi penulis yang handal. Penulis yang bisa membagikan gagasan melalui tulisan secara baik dan benar.

#komunitasonedayonepost

#ODOP_6

Tags:

No Comment to " MENGATASI WRITER’S BLOCK "

Tinggalkan jejak di sini