News Ticker

ANTARA ROMANSA DAN NAKALNYA DILAN

By Agus Khairi - Thursday, November 15, 2018 9 Comments

Berlatar sebuah SMA di kota Kembang Bandung, Dilan 1990 berhasil mengembalikan kejayaan film Indonesia dengan genre romansa masa SMA. Bagaimana tidak film ini menjadi perbincangan public di media setelah cuplikan iklannya menyebar di media. Setelah keberhasilan AADC dulu, tidak banyak film genre romansa SMA yang sukses seperti Dilan 1990. Berdasarkan novel terkenal dari penulis Pidi Baiq, film ini menyedot perhatian penyuka film Indonesia. Film ini juga menadi film terlaris di 2018 setelah menembus angka hampir 6,3 juta penonton setelah 45 hari tayang di bisokop.  Satu hal yang menjadi daya tarik dari film ini adalah gombalan dari pemeran Dilan yang disampaikan kepada Milea sang gadis pujaan. Gombalan ini kemudian banyak nejadi meme di media dengan versi yang berbeda-beda.
Satu hal yang ingin saya titik beratkan di ulasan kali ini adalah tentang bagaimana kehidupan di lingkungan pendidikan. Dalam film ini digambarkan bagaimana penanganan siswa yang bermasalah di sekolah. Oleh guru BP siswa yang bermasalah ini mendapat perlakuan kekerasan yang kemudia mendapat perlawanan dari siswa tersebut. Gambaran in tentunya kurang baik jika terjadi di sekolah dalam kehidupan nyata. Karena ini akan menjadi contoh tidak baik dalam penangan siswa di sekolah. Yang seharusnya sekolah bisa membina dan mengarahkan siswa dengan cara yang baik agar bisa merubah sikap siswa menjadi lebih baik layaknya orang terdidik.
Adegan penyerangan oleh sekelompok geng motor juga menjadi contoh yang tidak baik di dalam dunia pendidikan. Terlebih adegan perkelahian antar siswa juga ikut mewarnai scene dala film ini. Tentu kesemuanya ini menjadi pelajran bagi kita agar potret kelamnya dunia pendidikan pada jaman dulu tida kterjadi lagi pada masa sekarang ini. Dari film ini tidak melulu hal negaitf namun banyak hal positif yang bisa kita dapatkan juga. Di antaranya bahwa seorang siwa SMA bisa berkarya di dunia sastra seperti puisi. Seperti yang digambarkan dalam film ini bahwa Dilan pandai dalam menulis puisi. Dari sinilah mungkin kegombalan nan romantic Dilan berasal.

Ke depan alangkah baiknya dalam film ditonjolkan adegan-adegan yang tidak mempertontonkan kekerasan. Karena bisa berakibat buruk bagi penonton yang tidak dibawah pengawasan. Adegan-adegan yang membangun budaya positif dan menonjolkan keluhuran budaya Indonesia akan lebih baik dan menjadi nilai tambah. 

9 comments to ''ANTARA ROMANSA DAN NAKALNYA DILAN "

ADD COMMENT
  1. Setuju.. Gemas sih sebenernya sama film yg setting nya sekolah tapi di sekolah malah gak pernah belajar..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju mbak desty. Menurut saya itu justru membuat lembaga pendidikan tidak dihargai. Masih banyak lo kegiatan positif di sekolah yang kayak ditampilkan.

      Delete
  2. Setuju mas Agus Alangkah lebih baiknya dalam adegan sebuah film yang tidak menampilkan adegan kekerasan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena nantinya bisa jadi contoh yang tidak baik, apa lagi ada yang Fans berat pemainnya

      Delete
  3. Aku gak pernah nonton Dilan. Gak suka digombalin soalnya 😅

    ReplyDelete
  4. Sampe sekarang Saya blm nonton ini film,taunya meme nya aja sama parodynya wkwk

    ReplyDelete
  5. Saya ngga pernah nonton haha
    Tapi sepertinya film yang seperti ini harus tetep di bawah pengawasan orang tua ya. Harusnya..

    ReplyDelete

Tinggalkan jejak di sini