News Ticker

MADRASAH MEMASUKI ERA DIGITAL

By Agus Khairi - Monday, November 12, 2018 12 Comments


Pada awalnya di daerah saya lembaga pendidikan di bawah Kementerian Agama yaitu Madrasah sering dianggap sebagai lembaga pendidikan ke dua. Bagaimana tidak, madrasah menjadi pilihan untuk dimasuki setelah seorang anak didik tidak diterima di sekolah negeri atau favorit. Ini lantaran madrasah hampis 95% dikelola oleh masyarakat dalam bentuk Yayasan atau Pondok Pesantren. Sudah bukan menjadi rahasia lagi bahwa lembaga pendidikan yang dikelola oleh masyarakat terkesan kurang dalam hal sarana dan prasarana. Sehingga stigma inilah yang kerap menjadi alasan masyarakat menempatkan madrasah sebagai lemabga pendidka kelas dua. Satu anggapan yang tidak semuanya benar namun tidak bisa disalahkan juga.
Sepertinya menanggapi hal ini Kementerian Agama sebagai lembaga induk Madrasah mulai melakukan pembenahan. Baik dari segi sarana dan prasarana Madrasah sampai peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan. Sejak tahun 2012 silam secara bertahap pendataan di madrasah mulai menggunakan system digital. Dimulai dengan pendataan guru seperti di Kemendikbud, Kementerian Agama melakukan pendataan secara online terhadap semua pendidik dan tenaga pendidikan yang ada di lingkungan Madrasah melalui aplikasi SIMPATIKA. Pada tahap selanjutnya Madrasah mulai melakukan pendataan secara menyeluruh menggunakan system online yang disebut EMIS. Pengelolaan pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru yang sudah sertifikasi juga melalui system digital dalam jaringan.
Selain itu juga berbagai aplikasi yang berbasis jaringan internet  dan digital terus diterapkan. Sehingga bagi pengelola madrasah ini terasa meringankan beban yang selama ini cukup merepotkan. Pengeloalaan dana BOS juga sudah mulai tertata rapi dengan berbasis aplikasi digital Ms Office. Sampai pada laporan bulanan yang biasanya berbasis kertas pun sekarang sudah mulai berbasis digital dalam jaringan. Aplikasi terbaru yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama adalah Aplikasi Raport Digital (ARD) yang ditujukan nati untuk mengelola laporan kemajuan belajar peserta didik. Bahkan pada tahun 2017 kemarin Madrasah lebih banyak menggunakan UNBK, lebih banyak dari Sekolah. Sebuah kemajuan yang patutu dibanggakan tentunya.
Pengelolaan Madrasah berbasis digital dan jaringan internet ini tentunya bukan tanpa kendala. Butuh tenaga professional, kalau di madrasah di sebut Operator Madrasah (OPM), sehingga mampu menyesuaikan diri dengan baik. sejauh ini pengelolaan yang dilakukan oleh OPM ini sudah bagus dan berhasil. Karena setiap ada aplikasi baru maka akan disertai dengan pembekalan dari Kementerian Agama. Namun salah satu kendala yang paling utama sekarang ini adalah ketersediaan jaringan internet. Jaringan internet melalui TELKOM belum merata ke seluruh madrasah karena tempat yang tidak terjangkau oleh jaringan yang disediakan oleh TELKOM. Namun banyak madrasah yang menyiasati tentunya dengan beban biaya yang lumayan tinggi.
Walaupun dengan kendala jaringan internet namun secara keseluruhan Sumber Daya yang ada di Madrasah memadai untuk memasuki era digital. SDM yang tersedia sudah berangsur-angsur mampu menyesuaikan diri dengan system yang ada. Tentunya ini juga menjadi tanggung jawab pribadi guru maupun pimpinan madrasah untuk terus meningkatkan kualitas SDM Madrasah yang ada agar bisa menghadapi era digital. Dengan demikian maka madrasah tidak lagi dipandang sebagai lembaga pendidikan kelas 2 yang hany amenjadi pilihan ke dua. Ke depan Madrasah bia menjadi pilihan pertama bagi peserta didik di sekitar lingkungan madrasah tentunya dengan kualitas yang memadai bahkan melebihi lembaga pendidikan sekolah. SEMOGA.

#NonFiksi
#ODOPBatch6         

12 comments to ''MADRASAH MEMASUKI ERA DIGITAL"

ADD COMMENT
  1. Jd nambah semangat mau daftarkan buah hati ke madrasah

    ReplyDelete
  2. Baguslah. Jadi madrasah bisa menjadi pilihan yg prioritas bagi orangtua yg mau anak2nya belajar ilmu agama lebih banyak. Mengingat kalo masuk sekolah IT biayanya mahal. Banyak keluhan dari beberapa orang yg ga sengaja curhat. 😂

    ReplyDelete
  3. Madrasah mempelajari dunia digital sekarang menjadi daya tarik

    ReplyDelete
  4. Semua aspek sekarang mau gak mau, suka gak suka harus ngikuti jaman. Digital adalah sebuah baru, yang bisa mempermudah banyak tugas tugas ke depannya. Tentu jadi pengguna serba digital yang cerdas dan bijak, sangatlah diperlukan 😘

    ReplyDelete
  5. Mengikuti perkembangan jaman, memanfaatkan teknologi , supaya ga kalah sama yg lain madrasah perlu mengikuti perkembangan jaman

    ReplyDelete
  6. Alhamdulillah semoga kualitas pendidikan Indonesia makin bagus

    ReplyDelete
  7. Mudah2n pendidikan islam makin maju, agar generasi islam melesat

    ReplyDelete
  8. Aamiin, senang mendapatkan kabar ini. Semangat berbenah ya Mas Agus supaya madrasah benar2 jadi piluhan pertama 😊

    ReplyDelete
  9. Selamat memasuki era digital. Cara pandang masyarakat sangat dipengaruhi bagaimana pengelolaan lembaga.

    ReplyDelete
  10. Great to know it, Madrasah ternyata udah bergerak di era digital, menyesuaikan dengan perkembangan zaman

    ReplyDelete
  11. AAmiin.. kalau didaerah ku sedih banget mas.. madrasah itu dianggep sekolah buangan, padahal harusnya madrasah lah sekolah unggulan. Semoga semakin diperhatikan 😭

    ReplyDelete

Tinggalkan jejak di sini