News Ticker

SEBUAH USAHA MENJADI PEMBACA

By Agus Khairi - Wednesday, November 14, 2018 9 Comments

Judul               : Be a Reader: Mendulang Akasara, Meraih Makna
Penulis             : Antoni Ludfi Arifin
Penerbit           : Gramedia Pustaka Utama
ISBN               : 978-972-22-9781-2

Melihat judul yang tertulis di sampul buku ini saya langsung tertarik, bagaimana tidak kalimat pertama bercetak tebal warna merah berbahasa Inggris tesebut langsung menampilkan tawaran untuk menjadi pembaca. Ditambah lagi dengan gambar ilustrasi seseorang yang sedang berdiri membaca, suatu hal yang menurut saya sangat keren. Ketertarikan saya semakin bertambah saat membaca sub judulnya, “Mendulang Aksara, Meraih Makna”. Menurut saya ini sudah menunjukkan secara langsung manfaat membaca, terkait erat dengan judul utamanya kenapa perlu menjadi pembaca. Demikianlah akhirnya saya memutuskan untuk memiliki buku yang tidak tebal ini namun banyak terdapat kesan (endorsement) dari tokoh nasional dan penulis tentunya.

Pada pokok bahasan pertama buku ini, penulis menyajikan tentang bagaimana proses pembiasaan membaca untuk anak-anak maupun pemula sehingga bisa menjadi pembaca sepanjang hayat (lifetime reader). Kata kunci yang saya temukan adalah, lifetime readers are made, not born:  pembaca sepanjang hayat itu diciptakan, bukan dilahirkan. Ungkapan yang sangat baik menurut saya karena menunjukkan bagaimana gambaran bahwa untuk bisa menjadi pembaca yang rajin tentunya melali pembiasaan-pembiasaan. Bukan karena keturunan atau faktor genetic dari orang tua yang kebetulan suka membaca. Dalam buku ini juga diungkapkan bagaimana caranya melakukan pembiasaan-pembiasaan membaca yang dimulai dari rumah, yang menekankan pentingnya keteladanan dari orang tua. Di sinilah kemudian rumah dijadikan sebagai jantung ilmu pengetahuan bagi anak dan penghuni rumah. Kalau dibahasakan oleh penulis bahwa rumah harus menjadi crystal of knowledge. Artinya bahwa rumah paling tidak bisa menyediakan bahan bacaan bagi penghuninya agar bisa berfungsi sebagai jantung ilmu pengetahuan sebelum ke luar menacari di tempat lain. Dengan denikian tersedianya buku di rumah maka membaca tidak hanya dilakukan saat di sekolah formal namun ketika sudah bekerja pun masih harus membaca agar tetap menambah wawasan keilmuan.  

Pada pokok bahasan yang lain, buku ini menyajikan bagaimana untuk terus membina dan memupuk kebiasaan membaca agar dapat manfaat yang banyak. Di antara mnnfaat yang disampaikan adalah sebagai proses belajar dan menyelami pemikiran para cendikia terdahulu. Dengan menyelami pemikiran para cendikia tersebut maka kita sudah belajar ilmunya sehingga bisa dikatakan setara dengan ilmu cendikia tersebut pada bidang yang disampaikan pada buku bahkan bisa melampauinya melalui pemikiran dan praktik lebih lanjut. Suatu manfaat yang luar biasa dari kegiatan membaca.

Walaupun isi dari buku ini sangat bagus namun ada hal yang sedikit mengganggu saya yaitu dari segi penggunaan kata-kata asing, yaitu bahasa inggris yang digunakan dalam beberapa bagian judul baba, sub bab dan disisipi dalam pembahasan. Kalau sebatas di judul mungkin masih bisa dimaklumi namun alangkah baiknya tetap mengutamakan bahasa Indonesia. Namun secara keseluruhan isi buku ini sangat membantu dalam usaha-usaha menjadi pembaca maupun untuk mengajak orang lain untuk ikut membiasakan membaca. Sehingga buku ini cocok buat para orang tua maupun pegiat literasi yang sedang massif gerakannya secara nasional.

#NonFiksi
#ODOPBatch6

#Tantangan2

9 comments to ''SEBUAH USAHA MENJADI PEMBACA"

ADD COMMENT
  1. Sekarang ini membaca buku fisik lagi menurun.. kebanyakan baca di gawai 😌

    ReplyDelete
  2. Yess setuju banget, pembaca sepanjang hayat itu diciptakan. Ngerasain banget sama dua anak saya yang hobby baca, padahal emaknya ini dulu gak sukaa bacaa, tapi saya memaksa diri saya membaca supaya anak-anak ikut habit ini. Sekarang saya jadi suka baca, anak-anak pun otomatis mengikuti. Ala bisa karena biasa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju mbak.kalau saya perjuangan banget membuat anak-anak suka membaca

      Delete
  3. Terimakasih mas reviewnya. Yang di cetak tebal rasanya perlu banget diaplikasikan

    ReplyDelete
  4. Pembaca sepanjang hayat itu diciptakan bukan dilahirkan. Nice pak

    ReplyDelete

Tinggalkan jejak di sini