News Ticker

SOSIALISASI (HANYA) UNTUK MENCOBLOS

By Agus Khairi - Wednesday, November 21, 2018 2 Comments
geotimes.com

Penyelenggaraan Pemilihan Umum tidak hanya sekedar untuk mencoblos sebagai tanda untuk memilih namun lebih dari itu untuk menentukan nasib lima tahun ke depan. Pilihan yang kita berikan akan membentuk kepemimpinan ke depan yang akan menyelenggarakan pemerintahan. Pemerintahan ini diharapkan agar bisa mewujudkan cita-cita masyarakat ke depan untuk lebih baik dari pemerintahan sebelumnya.
Untuk mencapai cita-cita tersebut maka Komisi Pemilihan Umum harus menyelenggarakan pemilihan umum yang berkualitas baik dari system pemilihan maupun tingkat partisipasi pemilih. Tingkat partisipasi pemilih selalu menjadi isu yang muncul setelah pemilihan digelar. Banyaknya masyarakat yang tidak memilih ini merupakan Pekerjaan Rumah yang terus berulang setiap kali pemilihan umum diselenggarakan. Belum lagi tingkat suara yang tidak sah atau batal saat pemilihan umum berlangsung. Ini disebabkan oleh system pencoblosan dan tingkat melek huruf masyarakat Indonesia yang masih rendah.
Mengatasi tingkat kesalahan ini maka KPU sebagai penyelenggara PEMILU sering mengadakan sosialisasi kepada masyarakat bagaimana cara memberikan hak suara. Kelompok yang sering disasar adalah kelompok pemilih pemula yang ada di sekolah. Beberapa waktu terakhir KPU Lombok Timur juga gencar melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah untuk menyasar pemilih pemula. Sosialsiasi dilakukan untuk memberikan pemahaman bagaimana memberikan suara pada pemilihan umum mendatang. Tentunya ini sangat bagus dilihat dari tujuannya, mengingat pemilih pemula juga penting keberadaannya.
Melihat kondisi sekarang ini tentunya yang dibutuhkan adalah bukan sekedar sosialisasi untuk menyalurkan hak suara saja. Lebih jauh lagi adalah kesadaran pemilih pemula ini untuk memilih berdasarkan kesadarannya. Bahwa pemilihan umum akan berdampak pada masa depan mereka juga. Hal ini diharapakan agar bisa mennagkal berbagai persoalan klasik saat pemilihan umum yaitu praktik politik uang. Pada kenyataannya kadang kelompok pemilih dari kalangan inilah yang rentan terkena politik uang karena belum punya dasar yang kuat untuk memilih. Mereka lebih banyak mementingkan kebutuhan sementara saja. Padahal keberadaan suara mereka adalah suara pasti yang tentunya sangat jauh dari tingkat kesalahan.
Oleh karena itu alangkah lebihbaiknya bahwa pendidikan politik untuk pemilih pemula sangat diharapkan lebih berisi tentang dasar-dasar kenapa harus memilih. Pendidikan yang dilakukan diharapkan bertujuan untuk memberikan pemahaman pentingnya pemilihan umum untuk masa depan mereka. Agar tidak sekedar mencoblos dengan alasan sejimlah rupiah yang diberikan oleh politisi yang menggunakan praktik politik uang.
#NonFiksi

#ODOPBatch6 

2 comments to ''SOSIALISASI (HANYA) UNTUK MENCOBLOS"

ADD COMMENT

Tinggalkan jejak di sini