RINDU RUMAH - NDL institute
Tulisan Terkini
Loading...

Tuesday, May 14, 2019

RINDU RUMAH


Bulan Ramadan ini tiba-tiba mengingatkanku saat-saat berada jauh dari rumah. Dua Ramadan yang lalu, yakni tahun 2016 dan 2017 saya tidak di rumah. Pada saat itu saya melewati sebagian besar hari-hari Ramadan di Kota Pahlawan. Dari tahun 2015 sampai dengan 2017 saya dapat kesempatan belajar di kota tersebut. Sehingga bisa melewatkan dua Ramadan di sana, puasa di rantau. Tentu sangat berbeda dengan puasa saat di rumah sendiri.
Pada saat di Surabaya selama dua tahun itu, memang menjadi pengalaman pertama menjadi anak kos. Jauh dari rumah mengajrakanku bagaimana rasanya rindu rumah. Apa lagi saat puasa, yang mana saat-saat yang biasanya berkumpul di rumah. Seperti layaknya anak rantau, tentunya akahir-akhir puasa akan sanat dirindukan karena bisa pulang. Saat di mana banyak acara buka puasa bareng dengan keluarga dan teman-teman. Hal inilah yang semakin membuat saya yang anak rantau saat itu sangat rindu rumah. Ingin rasanya menyelsaikan semuanya saat itu dan segera pulang.
“Merantaulah agar engkau mengerti alasan kenapa harus pulang”. Kalimat ini sangat tepat dengan apa yang saya rasakan. Bagaiamanapun nyamannya di daerah orang lain, maka akan lebih nyaman ketika di rumah sendiri. Pengalaman dua tahun di Surabaya cukup memberikan gambaran akan kalimat di atas. yang biasanya selalu di rumah, pada saat jauh dari rumah tentu akan terasa sekali kerinduan berada di rumah. Bagaiamanapun rumah memang menjadi tempat paling nyaman setelah sekian lama melanglang buana di daerah lain.
#Day8
#RWC2019
#OneDayOnePost 

Share with your friends

Give us your opinion

Tinggalkan jejak di sini

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done